#4 to set boundaries or to limit myself
Aku mulai menyadari bahwa menjadi manusia adalah tentang kompleksitas. Banyak sekali hal yang tidak aku pahami bahkan untuk hal-hal yang berada di dalam kepalaku sendiri. Tapi, mari sebelumnya kita membuat sebuah aturan dalam tulisan ini, yaitu untuk tidak menggunakan tombol "hapus". Akan kucoba menuliskan apa yang aku rasakan.
Semakin besar aku semakin bingung. selalu menebak-nebak setiap harinya akan jadi apa aku kelak nantinya. Saat masih duduk dibangku smp, kukira pertanyaan ini akan tuntas saat aku sma. saat sma, kukira akan selesai ketika aku sudah kuliha. ternyata, saat sudah kuliah dan mempelajari satu bidang pun aku tetap merasa bingug akan jadi apa kelak aku nantinya. kucoba untuk menyusun tujuan. tapi aku bingung. terlalu banyak hal-hal yang aku suka. aku merindu dan ingin hidup dengan tau pasti aku ini sedang mau apa dan inilah yang kulakukan setiap hari. terkadang aku menyukai ini terkadang aku menyuai itu.
terkadang aku cukup tegas untuk menentukan batasan-batasan bahwa aku hanya boleh melakukan ini dan itu. dengan tujuan agar semua lebih fokus dan terarah. namun terkadang aku merasa itu adalah sebah cara tidak bijak untuk membatasi diriku sendiri dengan segala kompleksitas yang bahkan aku tidak pahami.
marilah mulai sekarang beranggapan bahwa ini adalah pertanyaan yang sampai matipun tidak akan terjawab. kalau begitu apa yang harus kulakukan? cobalah tetap berjalan di jalan yang sedag kautapaki wahai anak muda. teruslah tempuh jalan ini meski rasanya kau ingin muntah dan tidak mau melakukannya lagi. apabila dalam perjalanan kau mendapat kesempatan untuk melakukan hal-hal lain misalnya berenang sambil kayang maka lakukanllah jika kau pikir itu tidak merugikan dan kau ingin melakukannya. tapi sehabis itu jalan lagi. jalan-jalan lain akan terlihat lebih asik karna jalanmu sudah sering kau lalui. namun siapa yang tau akan berjumpa dengan apa kelak kau nanti di ujung jalan ini? atau apakah jalan ini punya akhir?
Sialang, 11.20 AM
di kamar yang jendelanya belum dibuka. dan kipas angin dengan speed nomor 3
Comments
Post a Comment