Posts

#7 Terima Kasih Beasiswa Unggulan

Image
  Idk why but my fingers just randomly typed 'Beasiswa' on my gmail search bar. My eyes busy looking for this 'legend' e-mail that finally settled me to stay, living my fullest academic live at Universitas Negeri Medan. Jika kuingat-ingat lagi semester pertama perkuliahanku di Unimed, pastilah aku waktu itu sudah mendapat sertifikat 'Makhluk Paling Tidak Bersyukur' dari Tuhan. Dengan segala nikmat dan kemudahan yang Tuhan berikan kepadaku untuk masuk ke Unimed via SNMPTN, aku masih sering mengeluh minta pindah kampus ke orangtua. Teman-teman yang tidak kooperatif dan dosen yang menurutku sangat tidak bisa dipahami selalu menjadi senjata andalan saat aku nelfon dan nangis ke orangtua minta pindah kampus. Kami pun sepakat membuat perjanjian untuk melanjutkan dulu kuliah ini selama satu tahun, dan jika keadaan tidak membaik maka aku akan diperbolehkan mendaftar SBMPTN di kampus manapun yang aku mau. *) Ceritanya, aku dulu terpaksa mengambil SNMPTN di Unimed karena ...

#5 Random Night Thoughts

Image
  When you are overthinking, write! When you are underthingking, read! Kata-kata di atas aku dapatkan dari backsound video yang sering muncul di reels Instagram ku. Mungkin tidak terdengar sangat luar biasa sih, tapi di tulisan kali ini, dia bintangnya! Kata-kata itulah yang akhirnya membuat ku teringat untuk menulis di blog ini lagi.  Pertama-tama, mari kita sambut beramai-ramai, tersangka utama kasus penusukan hati seorang mahasiswa tingkat akhir...... jeng jeng Yak. Peta ini adalah penyebab aku misuh-misuh pukul 23.18 di malam jum'at. Ini adalah Peta Desa ku yang rencananya akan kuserahkan besok pagi sebagai salah satu produk program KKN dari tim-ku. Ndak bisa banget di sebut tim sih karna isinya cuma ganda putri. Sejak tahap perancangan, peta ini sudah sukses bikin aku aduh sama Bapakku. Jadi waktu itu bapakku menyuruhku untuk minta di desainkan saja petanya sama tetangga yang kebetulan saudaraku. Dengan semangat, aku menanyakan ke tetangga ini apakah si abang bisa mendes...

#4 to set boundaries or to limit myself

 Aku mulai menyadari bahwa menjadi manusia adalah tentang kompleksitas. Banyak sekali hal yang tidak aku pahami bahkan untuk hal-hal yang berada di dalam kepalaku sendiri. Tapi, mari sebelumnya kita membuat sebuah aturan dalam tulisan ini, yaitu untuk tidak menggunakan tombol "hapus". Akan kucoba menuliskan apa yang aku rasakan. Semakin besar aku semakin bingung. selalu menebak-nebak setiap harinya akan jadi apa aku kelak nantinya. Saat masih duduk dibangku smp, kukira pertanyaan ini akan tuntas saat aku sma. saat sma, kukira akan selesai ketika aku sudah kuliha. ternyata, saat sudah kuliah dan mempelajari satu bidang pun aku tetap merasa bingug akan jadi apa kelak aku nantinya. kucoba untuk menyusun tujuan. tapi aku bingung. terlalu banyak hal-hal yang aku suka. aku merindu dan ingin hidup dengan tau pasti aku ini sedang mau apa dan inilah yang kulakukan setiap hari. terkadang aku menyukai ini terkadang aku menyuai itu. terkadang aku cukup tegas untuk menentukan batasan-bata...

#3 Untitled

 Menangis bukan untuk orang miskin, bodoh dan jelek. Aku rasa sudah cukup. Sudah cukup aku berdebat dengan diri sendiri. Kini aku sudah kuat. Mari kita kesampingkan dulu urusan perasaan dan kesedihan. Dunia terlalu kejam untuk aku yang miskin, bodoh dan jelek. Ayo berkelana untuk mencari harta yang abadi, mengisi otak dengan sedikit ilmu yang kelak akan ada manfaatnya, dan mari memperbaiki fisik agar lebih sehat dan kuat. Yang terpenting, Tuhan kan minta pertanggungjawabannya nanti di akhirat. Jadi, mari berjuang! Sialang. 10.21.

#2 Tantangan SKJ setiap hari

Image
 Baru saja membuat komitmen untuk menulis setiap hari. Di hari kedua aku sudah mangkir dari tanggung jawab hahaha. Tapi serius, semalam kepalaku sangat pusing. Mungkin karena siang harinya aku menengguk segelas jus jeruk dingin dan makan kebanyakan. Bicara mengenai pola makan, dari dulu pola makananku tidak pernah benar-benar sehat. Aku tidak suka sambal, terutama tekstur, wujud dan baunya. Aku juga tidak suka sayur bersantan dan berminyak. Jenis ikan dan daging-dagingan, bisa dihitung berapa macam yang aku doyan. Kebiasaan ini tentunya menjadi masalah besar saat aku dilahirkan dan besar di Indonesia, lingkungan yang jenis makanannya teman-teman tau sendiri lah.  Mengakali kebiasaan makan ini mamak selalu memberikan aku makanan yang digoreng-goreng, terutama ayam goreng. Aku jarang sekali mengkonsumsi sayur dan buah. Ditambah lagi perjalananku jadi anak kos selama lebih dari 5 tahun sudah membuat aku terserang maag akut dan kolesterol bahkan sebelum usiaku menginjak 20 tahun. ...

#1 Aku Mulai Menulis

 Orang-orang bijak dalam hidupku banyak berujar "..menulislah. menulislah agar kau dikenang. tak peduli sehebat apapun dirimu saat kau tidak menulis, maka kehebatanmu hanya tertinggal untuk dirimu sendiri, dan akan terkubur kelak ketika kau mati". Pertengahan Desember nanti, umurku genap 20 tahun. Hehe. Rasanya aneh sekali. SKehidupan di awal-awal umur  belasan tahunku rasanya sempurna sekali. Anak kampung yang sering jadi juara-juara lomba, menginap di residence suit hotel bintang lima, sampai jalan-jalan gratis ke luar kota. Tapi, setelah tamat sekolah kehidupan tidak semanis iu rasanya. Karna terlampau percaya diri dengan pengalaman masa lalu, saat baru menginjakkan kaki di semester 1 bangku perkuliahan berani-beraninya aku ikut PKM. Iya, perhelatan keilmiahan akbar dan paling bergengsi di kalangan mahasiswa seluruh Indonesia. Tidak tanggung-tanggung aku langsung jadi ketua, membawahi 4 kakak tingkat yang semuanya tidak aku kenal. Sialnya lagi skim yang aku ikuti adalah P...